Setelah diserang hacker secara bertubi-tubi, pemerintah Korea Selatan akhirnya mengeluarkan status siaga I untuk jaringan keamanan internet di wilayah tersebut.
Dilansir melalui Reuters, Rabu (8/7/2009), Badan Intelijen Korea Selatan mengungkapkan aksi hacking ini dilakukan oleh orang dalam pemerintahan yang pro terhadap Korea Utara. Aksi hacking ini menargetkan komputer dan jaringan internet pemerintahan, kementerian pertahanan dan beberapa lembaga diplomatik lainnya. Bahkan ditengarai, para hacker dibayar oleh pemerintah Korea Utara, atau setidaknya mereka yang pro terhadap Korea Utara.
(lagi…)